Terima kasih bapak (yang mengaku) anggota Dewan
Hari ini saya menyadari sesuatu yang penting. Lagi-lagi saya harus belajar dan terus belajar. Ketika ego ini menguasai diri, ketika kesombongan merajalela, ketika hanya mementingkan kesenangan pribadi, ketika hanya mengeluh dan menyalahkan orang lain, ketika merasa orang lain yang membutuhkan diri ini, ketika menempatkan diri terlalu tinggi, ketika tidak menanggapi kesusahan orang lain, ketika menganggap rejeki sebagai hal remeh, dan ketika merasa di awang-awang. Ketika merasa dipuncak kebahagiaan yang luar biasa saat dapat bermain game MARIO BROSS... *dering handphone irama mario bros berbunyi* tanda sms masuk. Dan... Seketika saya sulit bernapas, jantuk berdetak lebih kencang, lebih cepat dan pikiran saya benar-benar melayang. Tak percaya apa yang saya baca. Sms tersebut datang dari nomor tak dikenal dari bapak yang mengaku anggota dewan dan istrinya (yang kemungkinan pasien lama saya) ingin perawatan wajah dengan saya. Isinya berupa makian dan ancaman. Dasar alasannya adalah karen...