Renungkanlah Para Orang tua

Orang tua tidak bisa memilih anak, yang baik, yang sempurna dan sebagainya.
Seperti juga sang anak yang tidak bisa memilih ingin dilahirkan dari orang tua seperti apa?

Lalu…
Apakah suatu masalah ketika anak anda cacat?
Apakah suatu masalah ketika anak anda tergolong lambat dalam berfikir?
Apakah suatu masalah ketika anak anda tidak dapat menyelesaikan pendidikan formalnya?
Apakah suatu masalah ketika anak anda temperamental?
Apakah suatu masalah ketika anak anda punya impian yang berbeda dengan harapan anda?
Dan sebagainya…

Pasti itu bisa jadi suatu masalah. Tetapi tidak akan bermasalah, selama kita menerima mereka dan terus mendorong mereka untuk jadi lebih baik.

Terimalah dan sayangi diri mereka apa adanya, dukung mereka menjadi yang terbaik bagi diri mereka dan jangan tekan mereka dengan keharusan menjadi ideal seperti yang dimau.
Yakinkan mereka bahwa anda akan tetap mencintai mereka apapun yang terjadi.

Memikirkan bahkan ikut andil dalam memecahkan masalah yang terjadi pada orang tua bukanlah porsi anak.
‘kamu gak ngerti mama sih! Kamu belum ngerasain gimana jadi orang tua’
Wajar mereka tidak mengerti, karena mereka belum penah jadi orang tua. 

Tetapi para orang tua pasti pernah menjadi anak-anak.
Dan apapun yang terjadi pada masa kanak-kanak anda, bukan suatu alasan bagi anda untuk menelantarkan atau membalas dengan mengasuh mereka dengan cara yang sama seperti saat anda diasuh. Biarkan mereka terbang lepas, cukup kaitkan hatinya dengan hati anda…

Oleh karena itu, sebelum menuntut anak anda,
Coba renungkan apa anda sudah menjadi orang tua yang baik untuk anak anda?

Apakah anda meluangkan cukup waktu untuk berkomunikasi dengan anak anda?
Berilah pengertian secara baik, agar mereka paham bagaimana berinteraksi dengan orang tua, masyarakat, teman sebaya dan sebagainya.

Ada salah satu senior saya pernah bilang,
"masa kita untuk bersama anak cuma sebentar, ketika mulai bersekolah, maka anak kita akan mulai sibuk masuk dunia baru, ketika SMP dan SMU mereka sibuk dengan temannya. Ketika kuliah sibuk menggapai impian. Karena itu aku ingin masa-masa awal kehidupannya aku ada untuk dia".

Benar sekali.

Maka beruntunglah anda semua yang punya banyak ingatan dan kenangan tentang orang tua dan keluarga. Apalagi yang masih menghadirkan peran orang tua hingga saat ini.
...

Mari kita berpikir,
Kesan apa yang ingin anda hadirkan pada anak anda?
Bagaimana ingin dikenang oleh anak anda nanti setelah anda pergi dari dunia?
Seberapakah lama anak anda akan ingat pada anda?

Semoga kita semua dapat menjadi orang tua yang baik, setidaknya orang tua yang menerima dan menyayangi anaknya dengan tulus dan tanpa pernah bisa berhenti.

Waktu tidak dapat diputar balik.
Semua yang telah hilang akan sulit ditemukan kembali.

...

Viba Rosfanty Taufan | Bengkalis, 20 Juni 2010

Comments

Popular posts from this blog

Kepadamu

Menjadi Dewasa

Random thought.