Posts

Showing posts from May, 2010

It's Not My Problem

Image
Penting dan sangat penting untuk memisahkan antara masalah-masalah pribadi dan masalah orang lain. Hal itu dapat dilihat dari sumber masalah dan orang yang seharusnya  bertanggung jawab terhadap masalah tersebut. Bila masalah bersumber dari diri kita sendiri, tentu akan lebih mudah kontrol penyelesaiannya. Tergantung kemauan diri kita, akan tetapi  bila masalah yang timbul dari orang lain akan sedikit lebih menyulitkan kita. Ditambah bila kita termasuk orang yang 'sering mengambil tanggung jawab orang lain' dan orang lain itu termasuk orang yang 'suka menyalahkan orang lain dan keadaan'. Sungguh akan sangat sulit dan panjang perjalanannya. Seperti kita tahu, kita sering meyesal atas sesuatu kemalangan atau suatu musibah atau sesuatu yang sebenernya tak akan terjadi bila kita ikut membantu atau memecahkan masalah tersebut, akan tetapi saat itu kita tidak ikut 'turun tangan'. Namun kerap kali karena -ketidakinginan menyesal- tadi kita selalu ikut andil, bahkan me...

Hati...

Apa yang bersumber dari hati, akan bermuara pada hati.... VibaHolic | Bengkalis, 27 Mei 2010

Saya Lelah...

Sudah terlalu banyak saya melihat adegan kekerasan, perselisihan dan juga perselingkuhan. Saya sempat bingung menentukan batasan salah/benar... Bisa diterima/tidak. Rancu!! Saya lelah.. Saya benar-benar ingin pergi, keluar dari semua masalah yang bukan dibuat oleh saya. Tapi oleh orang lain!! Masalah itu menggeluti saya selama bertahun-tahun, bahkan lebih dari setengah umur saya. Masalah itu juga menyeret beberapa orang tersayang saya. Saya lelah... Melihat kebahagiaan semu dan memainkan tokoh fiktif... Yang mungkin sangat tidak masuk akal bagi sebagian orang. Yaa.. Saya sendiri pun heran... Saya lelah... Ntah udah berapa banyak kekecewaan yang saya alami. (Ter/di)buang, diacuhkan, dituntut untuk mengerti, disuruh tutup mata tutup mulut terhadap realita, sampai melihat orang tersayang saya tersakiti dan dirampas hidupnya. Saya lelah.... Terkukung dalam nuansa yang sama, menyaksikan pertunjukan drama yang adegannya berulang-ulang. Bosan. Muak. Menjijikan Sangat tidak masuk akal. Semua ...

Surat dari papa

Hallo anakku, Papa tidak akan bertanya apa kabar? Karena papa sudah tahu kabarmu. Kabar papa baik anakku.. Papa tahu ada kesedihan yang melandamu sayang. Kesedihan dasyat yang membuat perasaanmu semakin terpuruk. Sabar ya sayang... Ingat sayang! Papa sudah tanamkan bekal untukmu dahulu. Papa sudah ajarkan dasar-dasar menjalani hidup. Kamu saksi bahwa telah banyak yang papa lewati, papa juga banyak belajar ramuan penawar rasa sakit, ramuan penghilang rasa benci dan ramuan untuk terus ikhlas. Papa tahu ilmu papa terbatas untuk mengajarimu nak, masih sangat kecil dibanding Pencipta kita. Papa mau kamu kelak tetap berdiri tegar menghadapi hidup, kamu akan belajar menjadi lebih baik dari kesalahan-kesalahanmu, kamu akan belajar lebih bijak dari kesalahan orang lain dan kamu akan belajar semua hal yang akan kamu lewati di hidup ini. Jangan tutup mata batinmu wahai anakku. Rasakan dunia dalam hatimu. Cintai setiap detik waktumu, setiap helai napasmu. Terima semua, kita tidak bisa memilih hidu...

Maaf ya...

Ternyata sebuah kata maaf bener-bener penting disaat genting... Ibarat telur di ujung tanduk mau diambil atau dibiarkan jatuh, dan kesempatan untuk menyadari sebuah hubungan yang berarti untuk kita pertahankan atau kita lepas sangat sempit. Apakah pertahankan ego, atau mengalah untuk sesuatu yang gak worth dilepas??? Salah satu sahabat saya berkata seperti ini: " I'm really sad with ur words. I always trying to spend my time with all peoples in my life. Ur one of the closest person and i trust. Come on, we mature enough. I'm sure you just using ur emotion when u messaged me before. So i don't and i will not make this one a big deal. But i hope we learn from this one and the question is back to u, coz ur the one who feel tht our relationship having a huge gap." Ternyata dia udah jauh lebih mature dan lebih wise . Saya gak nyangka, dan saya seperti ditampar, diingatkan bahwa segala sesuatu punya cara. Begitu juga dengan menyampaikan kekesalan, protes, kritik maup...

Dahulu

Ntah kenapa banyak hidup saya yang sepertinya ter-skip begitu saja. Apa anda juga merasa hal yang sama?? Apa anda juga berpikiran: Andaikan dulu saya lebih rajin belajar!! Andaikan dulu saya menyisihkan waktu untuk mengasah hobi saya, Andaikan dulu saya ikut berbagai macam kegiatan Andaikan dulu saya aktif di organisasi Andaikan dulu saya lebih banyak menghabiskan waktu bersama orang tua Andaikan saya memperluas pergaulan Andaikan saya lebih menyadari... Bahwa hidup itu bukan hal biasa! Bukan hal simple... Pernahkah?? Yap, hidup itu rumit dan UNIK. Tergantung dari sudut pandang dan pola pikir kita. Bagaimana kita menjadikan sesuatu itu sebagai hal yang luar biasa. Memang tidak ada yang salah dengan menjadi biasa saja. Namun hidup terus berjalan. Teman, apakah pernah berpikir?? Bagaimana diri kita melewati hidup?? Bagaimana cara menghabiskan waktu untuk menunggu sesuatu yg sangat pasti di dunia. Kematian! Bagaimana ingin dikenang kelak.... YA. Benar! Saya merasa banyak hal yang masi...

Pulang

Image
, originally uploaded by VibaHolic's Flickr . Walau tertatih, aku ingin pulang... aku tersesat, aku ingin kembali, ke asalku... dimana seharusnya aku berada... adakah yang merindukanku??? -- Viba Rosfanty Taufan

Mencoba untuk percaya....

Meski sering dibohongi. Tak ada salahnya berusaha kan??  --- VibaHolic | 14 Maret 2010

Azura (4) | Ketakutan dan Kepastian

"Aku takut Adnan..." Ditatapnya lekat-lekat lelaki itu. "Apa yang kau takutkan??" Seraya tersenyum. Tangannya membelai rambut Azura... "Aku takut akan sesuatu yang tak pasti" "Apa itu Azura??"  Azura terdiam sambil memainkan kuku-kuku cantiknya.  "Apakah ada sesuatu yang pasti didunia?? Coba kamu pikir ulang.." Adnan meneruskan kalimatnya. "Yah setidaknya dapat diprediksi". Azura kemudian menatap ilalang yang bergoyang melambai tertiup angin dan menghela napas. "Mm.." Adnan hanya berguman. Terbersit kenyataan-kenyataan dalam masa lalunya, yang dapat hadir tanpa bisa diprediksi. "Adnan..." Ia kembali menatap lelaki itu... "Apakah cinta sesuatu yang pasti??". Adnan menoleh, dan menangkap kekhawatiran dalam sorotan mata Azura. Azura menunggu sebuah jawaban... 3 detik, 10 detik, 30 detik, 2 menit. Adnan merengkuhnya kedalam pelukan.  "Hidup tidak konstan, begitu juga dengan cinta. Tak ada yang ...

Bagi saya

Marah, sedih dan kesal karena kehilangan hak kita, tanpa memperjuangkannya adalah tindakan yang NOL besar. VibaHolic | Bengkalis, 15 Mei 2010

Setiap Kenangan...

baik ataupun buruk, punya tempat tersendiri.... karena hati dan memori sangat luas dan tak akan pernah penuh. VibaHolic | Bengkalis, 15.05.2010  2:38 am

Kepada senja

Image
Senja Pantai Padang , originally uploaded by VibaHolic's Flickr . kepada senja... ijinkan aku menari... menikmati cahayamu yang perlahan meredup dan menghilang... ijinkan aku melihat dalam redup... melihat apa yang tak terlihat oleh mata.. ijinkan aku mendengar... desiran ombak yang bergemuruh ijinkan aku merasa... damai VibaHolic | 13 Mei 2010

Membantu orang lain

untuk menjadi lebih baik tidak akan mengurangi keistimewaan kita... :) VibaHolic | 1 mei 2010

Azura (3) | Kepercayaan

Satu hal lagi yang membuat Azura semakin terpuruk. Ia menyadari bahwa kepercayaan tak lagi lekat didirinya. Kepercayaan pada dirinya, pada keadaan dan pada lelaki itu. Lelaki yang dahulu amat sangat dicintai, yang bahkan sampai sekarang tidak bisa ia lupakan. Azura berusaha menjalankan aktivitasnya seperti biasa. Berusaha lepas dari bayang-bayang tentang lelaki itu. Lelaki yg bersamanya sejak 4 tahun terakhir. Adnan. Satu nama itu. Lintasan-lintasan kenangan selalu dan selalu hadir. Semenjak kejadian yang menyakiti hatinya, semua hal jadi berbeda. Dunia tak lagi sama buat Azura. -- Hujan. Hujan. Aku ingin berjalan dalam hujan, aku ingin merasakan rintik air itu menerpa tubuhku. Bahkan aku suka berdiri dalam derasnya hujan, ketika pandangan mataku tak lagi jernih. Ketika air mata melebur menjadi satu dengan hujan. Dimana sepinya jalan berbaur dengan sepi dihati dan suara gemuruh berlomba-lomba dengan jeritan hati. Aku suka. Situasi yang paling kusukai sejak kejadian itu. Aku ingin se...