It's Not My Problem

Penting dan sangat penting untuk memisahkan antara masalah-masalah pribadi dan masalah orang lain. Hal itu dapat dilihat dari sumber masalah dan orang yang seharusnya  bertanggung jawab terhadap masalah tersebut. Bila masalah bersumber dari diri kita sendiri, tentu akan lebih mudah kontrol penyelesaiannya. Tergantung kemauan diri kita, akan tetapi  bila masalah yang timbul dari orang lain akan sedikit lebih menyulitkan kita. Ditambah bila kita termasuk orang yang 'sering mengambil tanggung jawab orang lain' dan orang lain itu termasuk orang yang 'suka menyalahkan orang lain dan keadaan'. Sungguh akan sangat sulit dan panjang perjalanannya.

Seperti kita tahu, kita sering meyesal atas sesuatu kemalangan atau suatu musibah atau sesuatu yang sebenernya tak akan terjadi bila kita ikut membantu atau memecahkan masalah tersebut, akan tetapi saat itu kita tidak ikut 'turun tangan'. Namun kerap kali karena -ketidakinginan menyesal- tadi kita selalu ikut andil, bahkan mengambil tanggung jawab dalam penyelesaian masalah orang tersebut. Bahkan kita kadang kita menunda masalah pribadi yang seharusnya kita selesaikan. Dan (seperti kita tahu) orang tersebut akan terus menggantung hidupnya serta masalah-masalahnya untuk kita selesaikan (yang semakin lama semakin banyak dan berulang). Nah disitulah kita akan kewalahan (dan kesal setengah mati!). Mungkin ada salah kita juga untuk 'memanjakan' orang lain dalam posisi seperti ini. Nyatanya, banyak orang yang berkata 'MASALAH BERAT YANG TIDAK MEMBUAT KITA MATI, AKAN MEMBUAT KITA SEMAKIN KUAT'... dan hal ini tentu berlaku untuk setiap orang.

Ya... Sekarang, mulai saat ini saya akan berusaha untuk berbagi pelajaran dalam 'sebuah masalah', How to solve their own problem with their ways...

Karena kita punya jalan hidup masing-masing dan punya kesulitan serta masalah masing-masing. Kita butuh ketenangan juga bukan??

So IT'S NOT MY PROBLEM, BUT YOURS!! 


Viba Rosfanty Taufan | 31 Mei 2010


Comments