Azura (4) | Ketakutan dan Kepastian
"Aku takut Adnan..." Ditatapnya lekat-lekat lelaki itu.
"Apa yang kau takutkan??" Seraya tersenyum. Tangannya membelai rambut Azura...
"Aku takut akan sesuatu yang tak pasti"
"Apa itu Azura??"
Azura terdiam sambil memainkan kuku-kuku cantiknya.
"Apakah ada sesuatu yang pasti didunia?? Coba kamu pikir ulang.." Adnan meneruskan kalimatnya.
"Yah setidaknya dapat diprediksi". Azura kemudian menatap ilalang yang bergoyang melambai tertiup angin dan menghela napas.
"Mm.." Adnan hanya berguman. Terbersit kenyataan-kenyataan dalam masa lalunya, yang dapat hadir tanpa bisa diprediksi.
"Adnan..." Ia kembali menatap lelaki itu... "Apakah cinta sesuatu yang pasti??".
Adnan menoleh, dan menangkap kekhawatiran dalam sorotan mata Azura.
Azura menunggu sebuah jawaban... 3 detik, 10 detik, 30 detik, 2 menit.
Adnan merengkuhnya kedalam pelukan.
"Hidup tidak konstan, begitu juga dengan cinta. Tak ada yang abadi, semua hanya melewati tahap tertentu. Hanya waktu yang bergulir dengan pasti. Kita semua hanya menunggu dan menunggu sembari mengisi kepingan-kepingan kisah. Dalam perjalanan untuk suatu tujuan tertentu dan meraih pembelajaran dari proses pencapaiannya"
"Dan saat ini aku mencintaimu Azura" seraya mengecup keningnya.
Azura mengerti.... Namun batinnya tetap gelisah, galau...
"Lalu bagaimana mengatasi ketakutan ini Adnan?? Aku begitu takut... Aku takut akan perubahan!! Aku tak akan pernah siap untuk itu." Ia mempertegas suaranya...
"Simpan ketakutan itu sayang...Hingga saat itu tiba" Jawabnya.
Mereka kembali terdiam dalam hening... diantara ilalang dan semilir angin
Dalam tanya yang bertautan...
---
Adnan terkenang.
Viba Rosfanty Taufan | 30 April 2010
Comments
Post a Comment