Renungkanlah Para Orang Tua
Seberapa toksik pertikaian kalian akan melukai anak-anak?
Kalian tidak akan pernah tahu.
Kalian merasa kalian yang paling menderita, nyatanya?
Kalian yang berbuat masalah, kami yang harus menanggung.
Apa kalian tidak bisa menyelesaikan semua masalah dengan baik baik?
Dimana kedewasaan kalian?
Kami dituntut dewasa sebelum waktunya.
Harus peduli dengan masalah kalian yang tidak akan ada ujungnya.
Renungkanlah...
Kami juga punya masalah yang harus kami selesaikan.
Kami juga harus menata masa depan kami.
Kami tidak minta dilahirkan.
Kami tidak banyak menuntut kalian untuk menjadi ideal.
Kami hanya mau kalian bahagia.
Kalian hidup dengan baik.
Apa ini saja sulit buat kalian?
Apa kalian pikir kami tidak punya hati dan perasaan?
Jangan beralasan semua itu demi kami.
Jika benar adanya demi kami, kalian tidak akan saling menyakiti seperti ini.
Mohon kiranya jangan libatkan kami yang sudah tidak mampu.
Kapasitas kami sudah terlalu penuh menghadapi hal hal toksik yang kalian lakukan.
Jangan sampai kami pergi dan pulang tinggal nama.
Tolong renungkanlah para orang tua yang berperangai toksik.
Para orang tua yang tidak bersikap selayaknya.
*Dari anak-anak korban pertikaian yang hampir tidak waras.
21/02/2018
- Viba
Comments
Post a Comment