Percobaan lagi
Dan...
Ia melakukan percobaan itu lagi.
Berusaha kabur dari kenyataan,
Seolah itu jalan terbaik,
Namun dirinya yang pengecut tak berani menyelesaikannya.
Menyelesaikan masalah ataupun menyelesaikan hidupnya.
Ia memenjarakan dirinya,
Dalam belenggu emosi dan putus asa.
Hidup tak lagi terasa indah,
Apa yang dijalani semata untuk bertahan hidup.
Meski kadang ia tak ingin bertahan.
Begitu banyak kewajiban yang ia punya,
Membuatnya terpojok dan tertekan.
Belum lagi keluh kesahnya yang terlalu banyak,
Tentang ketidakberuntungan hidupnya.
Yang diakhiri dengan tumpahnya tetesan merah diantara luka sayatan.
Herannya selalu dengan cara itu.
Padahal banyak cara lain untuk kabur dari hidup.
Apa mungkin iya menikmati nyeri yang ditimbulkannya?
Mengalahkan nyeri-nyeri lainnya?
Tak tahulah.
Yang pasti malam ini terulang kembali.
Ada perih yang tak kunjung sirna.
Ada masalah yang tak kunjung usai.
Dan ada ia yang masih sepengecut sebelumnya.
Padahal...
Harapan bahagia itu masih terbuka lebar.
Bila saja ia mau menyadari.
Bahwa bahagia hanya sebatas sudut pandang.
- V -
Ia melakukan percobaan itu lagi.
Berusaha kabur dari kenyataan,
Seolah itu jalan terbaik,
Namun dirinya yang pengecut tak berani menyelesaikannya.
Menyelesaikan masalah ataupun menyelesaikan hidupnya.
Ia memenjarakan dirinya,
Dalam belenggu emosi dan putus asa.
Hidup tak lagi terasa indah,
Apa yang dijalani semata untuk bertahan hidup.
Meski kadang ia tak ingin bertahan.
Begitu banyak kewajiban yang ia punya,
Membuatnya terpojok dan tertekan.
Belum lagi keluh kesahnya yang terlalu banyak,
Tentang ketidakberuntungan hidupnya.
Yang diakhiri dengan tumpahnya tetesan merah diantara luka sayatan.
Herannya selalu dengan cara itu.
Padahal banyak cara lain untuk kabur dari hidup.
Apa mungkin iya menikmati nyeri yang ditimbulkannya?
Mengalahkan nyeri-nyeri lainnya?
Tak tahulah.
Yang pasti malam ini terulang kembali.
Ada perih yang tak kunjung sirna.
Ada masalah yang tak kunjung usai.
Dan ada ia yang masih sepengecut sebelumnya.
Padahal...
Harapan bahagia itu masih terbuka lebar.
Bila saja ia mau menyadari.
Bahwa bahagia hanya sebatas sudut pandang.
- V -
Comments
Post a Comment