Tentang Visa Turis Australia
AVAC Indonesia merupakan sebuah layanan yang diberikan oleh PT VFS Services Indonesia yang berhubungan dengan Visa, termasuk penerimaan dokumen-dokumen permohonan Visa dan biayanya, dan untuk pengembalian paspor kepada pemohon yang bersangkutan. Layanan dan operasional yang disediakan oleh AVAC adalah sesuai dengan standar peraturan layanan pelanggan yang dimiliki oleh Australian Government Department of Immigration and Citizenship (DIAC).
INFO:
Pengajuan perrmohonan Visa dapat dilakukan dengan beberapa cara, yaitu:
- Diantar sendiri ke kantor AVAC
- Menunjuk pihak lain untuk mewakili kamu ketika menyerahkan dokumen ke kantor AVAC. Untuk hal ini, wajib menyediakan surat kuasa, dan sertakan foto kopi KTP Anda dan perwakilan Anda tersebut.
- Memanfaatkan layanan penjemputan dokumen dari AVAC, langsung dari rumah atau kantor Anda. Untuk Layanan melalui Pos silahkan klik disini
Persyaratan untuk VISA TURIS adalah:
- Formulir aplikasi
Form 48R atau 48R-Indonesian(yang dipakai saat ini adalah Form 1419 dan Formulir 956 bila mengurus via agen atau 956A jika via lembaga lainnya) - Biaya Visa Australia Rp 1,190,000. Biaya AVAC Rp. 180,000. Biaya sms&email trekking Rp. 20,000 ~ optional
- Fotocopy passport semua halaman yang terisi (passport asli hanya ditunjukan saja). Dapat juga menyertakan passport lama.
- Pas foto ukuran passport (3x4) dengan latar putih dan wajah 80%
- Fotocopy KTP dan KK
- Surat keterangan kerja dari atasan dalam bahasa inggris yang mencakup kapan mulai kerja, berapa lama sudah bekerja, gaji/pendapatan dan ijin yang diberikan untuk pergi. Jika perusahaan yang membiayai harus menyertai surat referensi. Bagi pengusaha harus menyertai SIUP atau SITU (untuk dokter yang praktek pribadi cukup lampirkan SIP).
- Jika tujuan mengunjungi sanak/ saudara/ teman di Australia, sertakan bukti yang memperkuat (misalnya Akte lahir, Akte nikah, dan sebagainya)
- Jika ada pengundang di Australia, sertakan passport, bukti keuangan dan Invitation letter (yang isinya harus menjelaskan tujuan kamu ke Australia, berapa lama di Australia, hubungan dengan pensupport dan bentuk support yang diberikan misalnya: penginapan, keuangan, dsb). Contoh dari invitation letter saya sertakan dibawah.
- Bukti keuangan pribadi (rekening koran 3 bulan terakhir dan surat referensi bank). Uang cash dan kartu kredit tidak termasuk.
- Untuk anak yang berusia kurang dari 18 tahun dan tidak pergi bersama orang tuanya, maka orang tua harus mengisi lembar Form 1229 dan fotocopy KTP orang tua.
- Bukti lain yang dapan mendukung aplikasi. (lihat tambahan dibawah)
* mulai 23 Maret 2013 ada perubahan dengan persyaratannya. Untuk informasi lengkapnya bisa dibaca disini
Kemudian untuk tambahan, bisa juga dilengkapi:
- Fotokopi NPWP, Akte lahir, Surat nikah dan SIP (bagi dokter yang praktek pribadi)
- Surat referensi bank : Caranya bikinnya: datang ke bank tempat kita buka rekening (bukan cabang lain ya). Kemudian ajukan untuk pembuatan visa (korea). Biasanya akan dikenakan biaya, untuk mandiri Rp. 100.000 dan bisa langsung jadi dalam hari itu juga. Untuk BCA jadi dalam waktu 3 hari.
- Print out tiket : Sebaiknya sebelum dapat visa beli tiket tanpa bagasi ataupun tambahan lainnya. Jadi klo visa gak di setujui, kerugian tidak terlalu banyak. Kemudian kalau disetujui tinggal tambahkan saja pembelian bagasi, kursi, makanan dan lainnya. Jangan lupa sebelum memesan tiket, usahakan login dulu ke airasianya. Jadi tiket yang telah kita bayar akan masuk ke data air asia kita dan bisa di upgrade sewaktu-waktu.
- Kartu nama
- Itinerary : Ini adalah jadwal perjalanan (secara singkat aja). Mungkin bisan dibuat perhari.
- Booking Penginapan : Untuk booking Penginapan bisa dilakukan melalui www.agoda.com dan www.booking.com (bayar full langsung) atau www.expedia.co.id dan www.hostelworld.com (pembayarannya bisa deposit sebesar 10% dari total keseluruhan melalui paypal). Hal ini tentu lebih menguntungkan bagi yang batal menginap atau tidak memperoleh Visa dikemudian hari.
...
CERITA KAMI:
Pada tanggal 6 Maret lalu saya janjian sama kak Vika untuk memasukkan berkas ke Plaza Asia di Senayan, terletak bersebrangan dengan FX.
Pada tanggal 6 Maret lalu saya janjian sama kak Vika untuk memasukkan berkas ke Plaza Asia di Senayan, terletak bersebrangan dengan FX.
Saat itu saya baru sampai dari Semarang dan langsung menuju Plaza Asia (dan bawa-bawa koper -_-). Seperti biasa, untuk masuk kedalam gedung harus meninggalkan KTP dan diberi semacam kartu untuk masuk.
Tempat mengajukan Visa Australia berada di lantai 22, satu lantai dengan tempat mengajukan visa Dubai, UK, Kanada dan Denmark (kalau saya gak salah ingat ya). Disana juga disediakan tempat fotocopy dengan harga Rp. 500/lembar.
Untuk masuk ke dalam ruangan pengajuan visa Australia, ada petugas yang akan memeriksakan tas bawaan dan diminta untuk menonaktifkan telepon genggam.
Karena kak Vika belum datang, jadi saya menunggu diluar agar bisa tetap kontak dengannya. Tak berapa lama kak Vika datang, kami masuk kedalam dan langsung mengambil nomor antrian. Petugas yang berdiri dekat situ menanyakan apakah berkas kami sudah lengkap dan diisi belum. Karena kami bilang sudah, akhirnya dikasih nomor antrian. Ternyata karena pemohon visa belum ramai (masih pagi) kami langsung dipanggil. Kak Vika langsung pucat karena formulirnya ada yang belum diisi. Kami menuju konter dengan tegang. Saya maju duluan, sehingga kak Vika sempat untuk mengisi sisanya.
Persyaratan pertama yang diminta adalah fotokopi paspor dan paspornya. Petugas memeriksa setiap halaman yang terisi dan disamakan antara yang asli dan fotokopinya.
Setelah itu ia meminta formulir aplikasi 48R yang telah diisi untuk diperiksa lebih lanjut. Untuk pembayaran dalam formulir itu sebelumnya saya cantumkan dengan kartu kredit (maksudnya biar lebih simpel), namun ternyata mereka lebih menyarankan cash (tunai). Untungnya saya sudah mempersiapkan uang tunai juga.
Setelah itu baru diminta persyaratan wajib lainnya. Kemudian saya pun menyerahkan persyaratan tambahan seperti akta nikah, akta lahir, NPWP, tiket pesawat PP dan jadwal perjalanan (yang mungkin sebenarnya tidak diperlukan). Namun petugasnya bilang kalau mereka tidak boleh menolak semua yang ingin dilampirkan.
Gantian kak Vika yang diperiksa kelengkapan persyaratannya. Dan setelah itu masing-masing membayar Rp 1,390,000 (dengan sms&email trekking). Terakhir diberitahukan bahwa hasil akan diterima setelah 15 hari kerja (lama banget nih galaunya -__-).
Akhirnya kami keluar dengan muka lega-tapi-masih-tegang. Lega karena peryaratan udah lengkap, tapi tegang membayangkan hasilnya.
Hari hari berlalu....
Kami makin galau. Karena biasanya 4 hari kerja hasilnya sudah keluar. Yaaa.. disabar-sabarin ajalah, sambil berdoa.
Kami makin galau. Karena biasanya 4 hari kerja hasilnya sudah keluar. Yaaa.. disabar-sabarin ajalah, sambil berdoa.
Dan akhirnya pada tanggal 15 Maret, kak Vika memberitahu lewat sms bahwa sudah ada pengumuman hasil visa yang dikirimkan melalui email. Saya belum sempat periksa email karena baru saja sampai ke Pekanbaru. Karena penasaran akhirnya saya langsung buka email dan download file itu melalui smartphone android saya.
Lha kok gak bisa dibuka?? :(.
Dan saya lihat ternyata filenya ternyata dalam format rtf. Tak putus asa saya cari aplikasi untuk merubah file rtf menjadi format PDF di google play. Yihaaaa... Ada ternyata! Setelah diunduh saya coba buka, eh bisa. Lalu saya mulai membaca. Seperti inilah file yang dikirimkan:
Lha kok gak bisa dibuka?? :(.
Dan saya lihat ternyata filenya ternyata dalam format rtf. Tak putus asa saya cari aplikasi untuk merubah file rtf menjadi format PDF di google play. Yihaaaa... Ada ternyata! Setelah diunduh saya coba buka, eh bisa. Lalu saya mulai membaca. Seperti inilah file yang dikirimkan:
Apaaa? Diterima? Multiple? 3 tahun? That's really really more than enough. Betapa baiknya kedutaan Australia. Padahal kami hanya mengajukan single (sekali masuk) visa. Uhuuuyyy....
Dan 3 hari kemudian pada hari Senin (karena email diterima pada hari Jum'at), kami dapat email bahwa visa sudah dapat diambil. Oh iya, visa tidak lagi ditempel di paspor, melainkan dapat lembaran kertas seperti diatas.
Alhamdulillah... beneran Dapet nih Visanya.
Jadi Intinya Visa akan diberikan kalau pihak kedutaan Australia yakin bahwa kita akan pulang kembali ke Indonesia dan tidak akan menjadi imigran gelap disana. Ada contoh kasus yang mendapat invitation letter dari pacarnya malah ditolak visanya. Karena itu pinter-pinter menseleksi apa yang perlu maupun tidak disertakan dalam permohonan visa.
PS: untuk pengajuan visa bersama-sama, tidak harus semua hadir untuk mengambil. Cukup salah satu dari pemohon saja. Visa bisa diambilkan oleh orang lain, namun harus membuat surat kuasa untuk pengambilan.
Contoh Invitation Letter (surat sponsor):






permisi, aku mau nanya donk.. aku juga mau buat visa ausie untuk bekerja tapi ak ga punya rek koran .. bisa gag kira" ??? thx
ReplyDeleteHai...
DeleteBiasanya Bukti keuangan sangat menentukan untuk diloloskan atau tidaknya sebuah visa. Kalau memang ada sponsor, buat surat sponsor dan rekening koran dari sponsor aja.
:)
Selamat Sore,
ReplyDeleteBulan July nanti saya berencana ke Australia mengunakan Visa liburan dengan waktu kunjungan enam bulan hingga satu tahun, dan selama saya berada disana keluarga saya yang tinggal di Australia akan menanggung seluruh biaya akomodasi saya.
Yang ingin saya tanyakan
1. Visa apa kah yang tepat dan bagaimana cara proses invitation letter yang akan dibuat kan? apakah harus ke imigrasi di Australia atau cukup dikirim dari Australia via pos langsung ke Indonesia dan saya cukup membawa surat aslinya ketika saya mengajukan aplikasi ke VFS,
2. Keluarga saya sekitar 15 tahun tinggal di Australia dan hingga kini masih semi permanen residance apakah bisa membuatkan Invitation letter?
3. Apakah saya juga harus mengunakan rekening koran selama tiga bulan terakhir jika mengukanan Invitation Letter?
Terimakasih
Hallo Mbak...
DeleteMaaf saya baru ngeh ada komen ini. Dan Mohon maaf untuk tipe visa selain turis saya kurang paham ;). Karena ada panduannya sendiri kalau gak salah untuk menentukan visa apa yang akan digunakan.
Mungkin udah telat banget nih replynya. Semoga sekarang udah dapet visa dan sudah ke Aussie ya mbak.
WHV lebih cocok, liburan+kerja di perkebunan dengan bayaran $20AUD per jam, tapi banyak juga yang menggunakan turis visa, tapi harus hati2! Temanku dan 4 orang malaysia baru aja di banned imigrasi oz.. :D
ReplyDeletemakasih ya Anonymous sudah bantu jawab ;)
DeleteWHV apa yah? maaf gak terlalu ngerti
Deletekarna saya plan mau kesana sekitar 3-6 bln.
Thanks
Sari
Klo cuman house wife msh bisa ga sih mengajukan visa???yg dipakai srt sponsor dr suami apa bisa??
ReplyDeleteBiasanya bisa Mbak Bibah. Asal suami bikin surat sponsor seperti diatas, kemudian sertakan fotokopi kartu keluarga dan akta nikah untuk memperkuat :)
DeleteHalo mbak mau tanya , kalau kita mau berangkat April 2014, sudah boleh mengajukan dalam waktu dekat sekitar november 2013 sebab valid visanya bisa 3 tahun,
ReplyDeletekalau Visa lain biasanya kita harus masuk dalam waktu 3 bulan setelah visa di setujui?
thanks
Hallo mbak Anonymous,
Deletemaaf baru saya balas pertanyaannya. Untuk pembuatan visa Australi yang single entry bisa kapan saja dalam batas 1 tahun (kalau saya gak salah ya). Karena untuk visa single entry berlaku untuk 1 tahun. Tapi belakangan kedutaan Australi lagi berbaik hati sepertinya, karena banyak sekali kenalan dan teman yang dapat multiple entry dan belaku untuk 3 tahun. Semoga membantu mbak.
Sukses buat visanya ya.
Jadi total berapa hari mbak prosesnya...soalnya saya lagi harap-harap cemas..udah lewat 5 hari blom ada, padahal tiketnya buat tgl 7 nov 13 .
ReplyDeletekalau hanya Ibu RT dan tdk ada rek krn,apa bisa utk buat visa istri,anak2 dng sponsor semua di tanggung dan rekening koran atas nama suami.tkasih
ReplyDeleteHallo mbak anonymous,
DeleteSelagi dokumen lain mendukung dan diperkirakan oleh kedutaan mencukupi untuk biaya hidup disana biasanya bisa mbak.
sukses ya visanya.
saya mw tnya klo saya mw brngkat ke australia tgl 13 desember 2013, kpan seharusnya saya mengajukan permohonan visa??
ReplyDeletethanks
siang mba..
ReplyDeletesaya mau menanyakan mengenai visa OZ dari agent ada tambahan form yang hrs dilengkapi, apakah betul 956A atau 956??
mohon bantuannya..
terimakasih
Popy
Hallo mbak Popy...
DeleteJika mengurus lewat agen atau lainnya biasanya memang ada form tambahan yang harus diisi, semacam surat kuasa untuk membuatkan visa kita.
Semoga sukses ya dapat visanya.
saya ingin bertanya, saya mendapatkan visa seperti diatas tapi yang saya ingin tanyakan adalah jika saya datang kedua kalinya ke australia maka saya boleh menetap di australia berapa lama?
ReplyDelete3 bulan lagi atau lebih dari 3 bulan...
mohon bantuannya dan sebelumnya terima kasih...
:)
selamat siang ...
ReplyDeletesaya mau tanya ....
paman sya ajukan visa ke travel agent , sampai 1 bulan , tgl 6 january masuk ke embassy ,, dan pada akhir bulan saya di info oleh pihak travelnya kalo paman saya harus sendiri yg menghubungi ke embassy .. dan sudah sya tlp .. dr pihak embassy mengakatan " Pengajuan ini tidak dilampirkan dokumen 956, dan yg bersangkutan sendiri yg harus menguhubungi ke kedutaann "
itu kenappa yahh ??
maaf, saya sangat awam dlm pembuatan visa ke OZ, syaratnya apa saja agar visa diterima dan di proses sehingga cepat selesai.
ReplyDeletemisalnya dgn menunjukkan bukti tiket PP ke OZ, tabungan, paspor, dan bukti sewa penginapan selama di OZ apa sdh mendukung persetujuan dgn cepat?
mohon penjelasannya dan instruksinya
mb, nanya dong.. kalo keuangan pribadinya bukan dlm bentuk rekening, tp deposito kira2 gimana ya??
ReplyDeleteooow, gak perlu datang ke embassynya ya? ini agen khusus begitu? :D
ReplyDelete