Bersyukur
Bersyukur...
Itu satu kata yang ada di kepala saya malam ini. Betapa tidak?? Betapa saya diberikan banyak kesempatan yang bahkan mungkin sebagian telah saya sia-siakan. Saya bersyukur jarak itu ada, sehingga saya bisa berfikir dan merasakan betapa banyak orang-orang yang saya sayang, yang punya banyak arti di hidup saya. Orang-orang yang saya harapkan kebahagiaannya. Mereka yang telah membahagiakan saya dan terus berusaha untuk itu. Bahkan saya kadang malu, malu karena saya merasa terlalu cuek, terlalu tak peduli terhadap mereka.
Saya sayang mereka, mereka semua yang telah mengisi hati saya dengan kebaikan dan kenangan yang hangat, yang bahkan saat ini membuat mata saya basah. Mereka yang ingin saya peluk erat saat ini satu persatu. Ntah kenapa hati ini takut, takut kalau dalam waktu dekat saya meninggalkan mereka. Bukan tidak mungkin kan? Bukannya umur itu rahasia Tuhan? Saya ingin mereka tahu kalau saya sayang mereka dan tak ingin mereka terluka bila suatu saat saya tak lagi bisa bertemu mereka.
Saya tak tahu berapa banyak orang yang akan kehilangan, tapi ada beberapa orang yang saya yakin pasti merasakannya. Dan saya minta maaf untuk itu, dan terus berdoa agar mereka bisa ikhlas. Bahkan saya rela mereka melupakan saya, asal mereka bisa terus hidup.
Kali ini pipi saya pun ikut basah. Maaf... Maaf bila itu harus terjadi, bila harus kehilangan saya, dan maaf itu diluar kendali saya.
Dalam suatu peperangan, saya ingin jadi orang terakhir yang mati. Kenapa?? Karena biar saya yang berkali-kali merasa kehilangan. Karena kadang ketika kita kehilangan orang yang kita sayang, jiwa kita ikut mati dan itu akan sangat menyiksa.
Dan sungguh ini semua diluar kendali. Alam akan menseleksi kita semua. Dan yang ditinggalkan harus terus menjalani hidup. Biarlah semua kenangan hidup dihati mereka yang tertinggal, tanpa menyiksa.
Saya juga tak tahu kenapa tiba-tiba bisa nulis seperti ini. Hanya saja saya tak mau menyesal tidak menuliskan apa yang saya ingin tulis.
Dan lagi-lagi saya bersyukur dapat menuliskannya disini. Tulisan ini saya persembahkan terutama buat keluarga dan sahabat saya yang saya yakin menyayangi saya dan akan merasa kehilangan.
Salam sayang,
Viba Rosfanty Taufan
bagus tulisannya...:)
ReplyDeleteTerima kasih ♥
Delete