I call her Mama


Mama, originally uploaded by VibaHolic's Flickr.
Mama...
Senyummu masih tetap sama,
Seperti dahulu ketika pertama kali aku bisa mengingatnya
Hanya saja guratan halus diwajahmu tak bisa bohong
Guratan itu menjadi saksi perjalanan hidupmu.
Yang berliku dan tak selalu mulus
Namun aku bisa yakin, kecantikanmu masih belum pudar

Mama...
Semoga ekspresi inilah yang akan sering kulihat seterusnya
Dimana sorotan matamu memancarkan kasih
Senyum simpul dibibirmu meneduhkan terik
Dan aura keibuan yang selalu buat aku rindu

Semoga mama bahagia selalu dalam perjalanan yang tidak singkat ini

Love you mama

Viba Rosfanty Taufan | Bengkalis, 19 Desember 2010

Comments

Popular posts from this blog

Kepadamu

Menjadi Dewasa

Random thought.