Ada Satu Tahap....
Ketika saya terhanyut dalam drama,
sebuah rekayasa hidup yang dibuat apik sedemikian rupa.
Kenikmatan yang membuat saya terus dan terus terpaku.
Dan bayangan itu ditayang ulang dalam memori untuk sementara waktu.
Entah kenapa dalam waktu seperti ini jiwa saya melengos,
seakan takut habis dimakan waktu.
Ya... Saya suka sesuatu yg dramatis,
meski agak membenci sebuah dramatisir.
Bukankah kita semua saat ini sedang berperan?
Viba Rosfanty Taufan | 02 November 2010
Comments
Post a Comment