Kelam

Kelam...
Hanya itu yang terlihat dikejauhan saat menatap lurus ke depan
Meski disamping banyak cahaya berkilau
Tapi aku hanya ingin menatap lurus ke depan
Apa yang tergambar disana?
Kesedihan hatiku,
Yang tak bisa kujelaskan

Mungkin tak ada yang tahu betapa pentingnya sebuah hal kecil bagiku
Tidak juga kamu!
Aku perlu hal kecil yang istimewa
Seperti ulang tahunmu, ulang tahunku, tanggal pernikahan kita
Anggaplah hari itu sebagai hari yang lebih spesial

Aku tidak minta berlian, perhiasan, emas
Aku tidak banyak meminta
Tapi aku mohon, jangan mempersulitku untuk membahagiakanmu
Beri aku ruang untuk bisa memberikan sesuatu untuk kamu
Bukan orang lain! Tapi untuk kamu
Minimal 1 kali dalam 1 tahun.
Tolong hargai usahaku.

Beri aku ruang, untuk berusaha
Untuk memotivasi diri berjuang untuk membahagiakanmu
Biarkan aku berkorban sedikit untukmu

Sesuatu tak akan bermakna bila tak kita maknai
Jangan sampai akupun menghilangkan makna itu

Mari kita ukir, kenangan yang lebih indah lagi
Bukan sesuatu yang terlewat begitu saja

Tolong kamu lihat hal ini
Dan jangan ucap "aku gak mau apa-apa"
Karena akan semakin sulit bagi aku untuk menyenangkanmu
Dan aku benci situasi itu!

Tolong jelaskan, untuk apa aku hidup?

Aku hanya ingin mengambalikan hari-hariku yang pernah hilang

* Catatan di pinggir turap 

 

Viba Rosfanty Taufan | 7 Agustus 2010


Comments

Popular posts from this blog

Kepadamu

Menjadi Dewasa

Random thought.