Mama oh mama...



Saya pikir mama saya bukanlah mama yang ideal…
Kadang ia begitu kekanakan,
Kadang menjengkelkan,
Kadang temperamen tinggi,
Kadang cerewet,
Berubah-ubah,
Moody,
Kadang mengeluh,
Tidak konsisten,
Kadang ‘lupa’ dengan anak-anaknya,
Kadang suka senang sendiri dengan hal kecil,
Kadang bikin pusing,
Kadang menangis tersedu-sedu….

Namun…
Saya tahu, mama juga wanita biasa, dibalik perannya sebagai ‘mama’…

Satu yang paling tidak akan saya lupa,
Sebagai perwujudan kasih dan sayang mama,
Yaitu cita rasa masakan mama…. 
Yang selalu saya rindukan, Sungguh nikmat
Dan menjadi motivasi saya untuk bisa memasak.

Karena kelak,
Minimal anak saya akan tetap merindukan pulang ke rumah
Walau sudah ‘keluar dari rumah’ sekedar untuk merasakan masakan saya.
Minimal akan ada yang diingatnya tentang saya nantinya….

Terimakasih mama
Masakan mama tiada duanya,
Saya rasa adik-adik saya sangat setuju dengan pendapat saya.

Comments

  1. Howdy! I simply would like to give a huge thumbs up for the nice data you might have right here
    on this post. I can be coming back to your weblog for extra soon.


    Feel free to surf to my blog post - seoul subway line 10

    ReplyDelete
  2. Hi there! I simply want to give a huge thumbs up for the good
    info you will have right here on this post. I can be coming back to your weblog for more soon.


    Take a look at my web blog ... semi automatic 223 caliber rifles

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Kepadamu

Menjadi Dewasa

Random thought.