Di Suatu Malam
Saat ini kembali kami (saya dan suami) duduk di tepi turap (tepi laut). Memandang ke laut sambil berbincang-bincang, minum air tebu dan makan kacang rebus. Saya sangat menyukai suasana ini.
Terdengar suara gemuruh tawa canda anak-anak dan juga semilir angin, sesekali suara mesin kapal yang melintas. Kami duduk diatas bangku yang terbuat dari batu dan dipayungi oleh langit berbintang. Benar-benar nikmat yang sungguh luar biasa...
Saya pernah memimpikan keadaan seperti ini, keadaan dimana dalam keterbatasan terdapat beribu kebahagiaan. Jalan-jalan keliling kota mengendarai motor, jauh dari kemacetan ibukota yg semrawut!!
Saya yakin, kami akan merindukan suasana kota ini. Kota dimana awal dari pelayaran bahtera rumah tangga kami, dimana kami merajut benang-benang kehidupan.
Betapa bersyukurnya saya berada disini, sekarang, saat ini, diwaktu ini dengan seseorang yg bisa saya sebut my soul.life.shared.mate. Semoga suatu saat kami dapat mengenangnya kembali.
26 April 2009
Comments
Post a Comment