Posts

Showing posts from September, 2016

Tetap.

Entah dibatas asa yang mana ia enyah. Seperti bara api yang melahap dedaunan dan segera sirna. Aku berpijak pada bebatuan tanpa alas kaki Meski kutakut mereka melukai, Diri terus berjalan Menatap langit tanpa pelangi Tetap menanti tanpa pengharapan. Entah apa. 07/09/2016

Nantinya

Nantinya pengharapan ini juga akan hilang ditelan keikhlasan. Nantinya bayanganmu akan menjadi sesuatu yang langka. Mungkin nanti. Mungkin segera. 05/09/2017