Pamit.
Sungguh aku tak tahu Untuk apa aku disini Aku yang tak bisa jadi baik untukmu Bahkan aku tak tahu kemana aku harus melangkah Jika selama ini aku berpikir kamu menerimaku Aku kira aku cukup baik Nyatanya tidak Aku memang seperti ini Peduliku memang tak sebesar itu Aku terlalu sibuk dalam pikiran dan imajinasiku Mungkin aku lupa realita Dan mungkin kamu lelah Mengharapku hadir pada realita Ntah kesalahan dimulai dari mana Berputar-putar bagai pusaran air Yang makin lama makin deras Dan menenggelamkan kita Bukan hanya aku yang salah Kamupun tak memberitahuku Kemana aku harus melangkah Apa yang kau perlukan Apa kita masih bisa beriringan Aku benar-benar tak mau tersadar Bahwa aku tidak baik untukmu Meski itu juga salahmu Tak tahu kemana waktu akan membawaku Meski jelas perbincangan kita sebelumnya Bahwa cepat atau lambat kita akan sampai dititik itu Sebuah titik perpisahan Ntah aku atau kamu yang mulai lelah Ada saatnya nanti kita pamit Menapaki jalan...