Aku tahu mama Aku telah dibuang... Namun dipungut kembali.. Aku punya jiwa mama.. Bukan patung, Bukan pembunuh berdarah dingin.. Pembunuh saja punya rasa.. Apalagi aku.. Apa aku tidak berharga? Atau kurang berharga?? Apa aku harus terus mengalah?? Ketika harga diri ini terus diinjak.. Ketika uneg-uneg tak tertahankan. Haruskah hidupku hancur hanya karena dia... Dia yang datang memporak porandakan sekitarku,, Dan begitupun diriku.. Telah kuusahakan.. Telah kutahan benciku padanya.. Semua untuk mu mama.. Aku berjuang melawan semua perasaanku.. Melawan sakit di hati.. Aku berusaha dingin!! Bahkan untuk diriku sendiri.. Tapi kini semua tak dapat lagi aku bendung... Jangan mama.. Jangan paksa aku lagi!!! Jangan terus biarkan aku tersiksa dalam kebahagiaan semu... Aku benci, muak... Aku tahu mama.. Aku tahu bahwa aku tak dipilih!! Tapi tolong hargai perasaan ku.. Aku bukan robot!! Aku punya hati... Yang selama ini mungkin mama tak pernah tahu.. Semua karena rasa sayangku buat mama.. Mesk...