Posts

Showing posts from June, 2009

SABAR&IKHLAS itu gampang2 susah...

Image
by: Deniya Patricia (kakak kelas saya di SMU) Wednesday, June 24, 2009 at 3:46am dlm hitungan bbrapa bulan lagi,saya akan bertambah usia... banyak skali teman2 sebaya saya sudah married dan melanjutkan kehidupan mereka ke tahap slanjutnya...lalu bagaimana dgn saya?? ya saya mgkin bukanlah sendiri yg menjalani masa2 spt ini,tapi saya anggap saja Tuhan masih menguji saya serta memberikan pelajaran2 lebih banyak lagi tentang hidup sampai di saat saya sudah benar2 siap untuk pergi ke tahapan hidup slanjutnya... dan rasanya ada mata pelajaran hidup yg kerap kian kali saya hrs mengulangnya dan terus mengulang sampai saya sendiri sudah muak dengernya...SABAR dan IKHLAS.... saya perna berontak di saat bberapa orang bijak di skitar saya memberikan kata2 itu pada saya,bagi saya absurd betul krn mereka kan ga rasain apa yg saya rasain...gampang aj ngomong,emang dipikirnya praktek itu gampang?? tapi saya tahu,saya harus capai ke tahapan spt mereka nantinya...dan di saat itu kehidupan saya akan ...

"Menikah dengan orang yang kau cintai" Atau "mencintai orang yang kau nikahi"

By: unknown Suatu kali seorang teman bertanya kepada saya: “ ada 2 pilihan untukmu. 1. Menikah dengan orang yang kau cintai 2. mencintai orang yang kau nikahi Mana yang kau pilih?” Saat itu spontan saya memilih yang kedua: mencintai orang yang saya nikahi (menikahi saya). “Kenapa?” Hhm… iya ya, kenapa? Sebab jodoh adalah hal yang pasti, meski masih menjadi misteri bagi orang-orang yang belum menemukannya. Sedangkan mencintai adalah hal yang berbeda. Mencintai seseorang saat belum ada hak atasnya, bagaikan menggenggam bara. Jika Allah berkenan menjadikannya pendamping seumur hidup, maka bara itu akan menjelma menjadi energi untuk meciptakan kebersamaan yang indah. Tetapi, jika Allah tidak berkenan mempersatukan, bara itu akan membakar, dan bisa jadi menghanguskan diri sendiri. Lebih dari itu, pilihan kedua rasanya lebih aman dari berbagai penyakit hati, yang bisa jadi mengotori niat suci menikah karena Allah. Itu jawaban saya saat itu. Tetapi,beberapa jenak setelah itu, saya termenung, ...

Daftar kekurangan

By: unknown Seorang pria dan kekasihnya menikah dan acaranya pernikahannya sungguh megah. Semua kawan-kawan dan keluarga mereka hadir menyaksikan dan menikmati hari yang berbahagia tersebut. Suatu acara yang luar biasa mengesankan. Mempelai wanita begitu anggun dalam gaun putihnya dan pengantin pria dalam tuxedo hitam yang gagah. Setiap pasang mata yang memandang setuju mengatakan bahwa mereka sungguh-sungguh saling mencintai. Beberapa bulan kemudian, sang istri berkata kepada suaminya, “Sayang, aku baru membaca sebuah artikel di majalah tentang bagaimana memperkuat tali pernikahan” katanya sambil menyodorkan majalah tersebut. “Masing-masing kita akan mencatat hal-hal yang kurang kita sukai dari pasangan kita. Kemudian, kita akan membahas bagaimana merubah hal-hal tersebut dan membuat hidup pernikahan kita bersama lebih bahagia…..” Suaminya setuju dan mereka mulai memikirkan hal-hal dari pasangannya yang tidak mereka sukai dan berjanji tidak akan tersinggung ketika pasangannya mencatat...

Pusara di Hati

“Ketika kita mati, jangan cari pusara kita di bumi, tetapi carilah di hati manusia.” (Jalalu’ddin Rumi)

Marah bukanlah hal yang mudah

“Marah pada orang yang tepat, dengan kadar yg sesuai, pada waktu yg tepat, demi tujuan yang benar, dan dengan cara yg baik, bukanlah hal yang mudah.”  - Aristoteles dalam The Nicomashean Etichs -

Sahabat utama dalam hidup

Sahabat utama dalam hidup Anda adalah diri Anda sendiri. Janganlah berfokus pada besarnya masalah Anda,  tapi berfokuslah pada betapa besarnya diri Anda. - Mario Teguh –

Congrat's sist, Good Job!!!

Image
Hari ini adik perempuan saya Dara Roshertanty membawa berita bahagia. Dia telah dinyatakan lulus dari SMK nya. Alhamdulillah ya Allah... Kau kabulkan doa kami. Bahkan adik saya ini lulus dengan nilai tertinggi. Saya benar-benar bersyukur ya Allah.  Tidak terasa memang, waktu terus berjalan. Saya masih ingat saat-saat menanti kehadirannya di dunia. Perasaan senang campur was-was dan sedikit tak percaya. Adik perempuan yang saya harapkan akan lahir... Saya masih ingat dengan jelas perasaan saya saat itu.  Saya masih ingat saat memandikannya sewaktu bayi, saya masih ingat ketika menggendongnya dan dia BAB di tangan saya (hahahaha…). Saya masih ingat saat dia tertidur pulas dipangkuan saya dalam kendaraan di perjalanan. Dan saya masih ingat bagaimana lucunya dia, pertama kali duduk, merangkak, dan berjalan. Saya juga ingat kuncir satu diatas rambutnya dan 2 gigi kelincinya yang terlihat. Saya kadang tersenyum sendiri mengingat betapa senangnya dia ketika naik becak sore-sore di ...

Ketika Allah Menjadi Alasan Paling Utama

Oleh : Rico Atmaka Sahabat-sahabat, ketika Allah menjadi alasan paling utama, maka aku berani memutuskan untuk menikah dan menyegerakannya. Ketika Allah menjadi alasan paling utama, maka aku berani memutuskan dengan siapa aku akan menikah. Aku tidak banyak bertanya tentang calon istriku, aku jemput dia di tempat yang Allah suka, dan satu hal yang pasti, aku tidak ikut mencampuri ataupun mengatur apa-apa yang menjadi urusan Allah. Sehingga aku nikahi seorang wanita tegar dan begitu berbakti kepada suami. Ketika Allah menjadi alasan paling utama, maka aku berusaha sekuat tenaga untuk tidak melihat segala kekurangan istriku. Dan sekuat tenaga pula, aku mencoba membahagiakan dia. Ketika Allah menjadi alasan paling utama, maka menetes air mataku saat melihat segala kebaikan dan kelebihan istriku, yang rasanya sulit aku tandingi. Ketika Allah menjadi alasan paling utama, maka akupun berdoa, Yaa Allah, jadikan dia, seorang wanita, istri dan ibu anak-anakku, yang dapat menjadi jalan menuju sur...

Jadilah wanita...

Jadilah wanita sholehah yang dekat dengan Tuhannya... Jadilah wanita yang tahu akan kodratnya sebagai wanita... Jadilah wanita yang dapat menghargai laki-laki... Jadilah wanita yang selalu dicintai dan dikenang anak-anaknya.. Dan jadilah wanita yang berbahagia... Bila semua telah terpenuhi... Mudah-mudahan Allah akan melindungi mu baik jasmani dan rohani... Dedicate for my Mom… Bengkalis, 8 Juni 2009

Bila Aku Menginginkan Bukti...

Bila aku sedih, dekap aku dan jangan katakan "jangan menangis". biarkan aku puas menangis di dekapanmu Bila aku sakit, manjakan aku. Meski ini hal menyebalkan, tetapi cukuplah engkau sebagai penyembuhku Bila aku marah, diamkan aku sesaat. Karena setelah reda aku akan kembali padamu Bila aku terluka, tatap mataku dalam-dalam dan kau akan tahu seberapa besar lukaku. Belai aku dan temani aku... Bila aku berambisi, ikutlah senang dan hargai hal tersebut. Bila aku ngambek, tersenyumlah dan anggap hal itu lucu. Bercandalah denganku, dan rayu diriku. Bukan aku bermaksud menyakitimu, tetapi aku ingin bukti bahwa kau menyayangiku selalu. --- Bengkalis 7 juni 2009

Jenis-Jenis 'Maaf'

Berawal dari jalan-jalan dari blog ke blog,, kemudian saya menemukan beberapa artikel yang menarik dan saya sangat tertarik dengan artikel yang 1 ini, sehingga saya meminta ijin untuk memasukannya dalam blog saya.   Berikut artikel teman saya (klik disini) dan versi originalnya (klik disini) By: SAMSUDIN BERLIAN  Tak salah lagi! Kata minggu ini ialah: maaf . Sebagaimana kata-kata besar pada umumnya, makin sering digunakan, makin kabur artinya. Agar lebih sreg mengikuti perdebatan mengenai permaafan, berikut ini 25 makna maaf:  1. ’aku sudah menyesal’ seperti dalam "Maafkan aku, Ma. Isak, isak. Lain kali aku akan belajar sungguh-sungguh."  2. ’anda akan menyesal’ seperti dalam "Maaf! Kami tidak bertanggung jawab atas keselamatan nyawa siapa pun yang masuk ke dalam lokasi ini tanpa izin."  3. ’aku khilaf' seperti dalam "Uhuk, uhuk. Maafkan aku, Dik. Aku tidak akan nyeleweng lagi. Uhuk, uhuk."  4. ’aku sudah berubah’ seperti dalam "Maafkan kami...

Allah maha tahu dan Pendengar

By: Unknown Jika kau merasa lelah dan tak berdaya dari usaha yang sepertinya sia-sia....  Allah SWT tahu betapa keras engkau sudah berusaha.  Ketika kau sudah menangis sekian lama dan hatimu masih terasa pedih...  Allah SWT sudah menghitung airmatamu.  Jika kau pikir bahwa hidupmu sedang menunggu sesuatu dan waktu serasa berlalu begitu saja…  Allah SWT sedang menunggu bersama denganmu.  Ketika kau merasa sendirian dan teman-temanmu terlalu sibuk untuk menelepon.  Allah SWT selalu berada di sampingmu.  Ketika kau pikir bahwa kau sudah mencoba segalanya dan tidak tahu hendak berbuat apa lagi....  Allah SWT punya jawabannya.  Ketika segala sesuatu menjadi tidak masuk akal dan kau merasa tertekan...  Allah SWT dapat menenangkanmu  Jika tiba-tiba kau dapat melihat jejak-jejak harapan...  Allah SWT sedang berbisik kepadamu.  Ketika segala sesuatu berjalan lancar dan merasa ingin mengucap syukur...  Allah SWT telah memberimu rahmat.  Ketika sesuatu yang indah terjadi dan kau dipenuhi ketakjub...

Bahagia

Jangan halangi orang lain untuk membahagiakan kita, bila perlu beritahu mereka seperti apa caranya - Viba (25 mei 2009 – Pekan Baru)